BLOG > 7 Kebiasaan yang Membuat Pengeluaran Membengkak

7 Kebiasaan yang Membuat Pengeluaran Membengkak

Masih banyak orang yang mengeluh gaji bulanan tidak mampu bertahan atau tersisa sampai akhir bulan. Akhir nya muncul rasa terpaksa harus meminjam kesana kemari.

Sangat banyak faktor yang membuat permasalahan ini terjadi, mulai dari gaya hidup yang konsumtif dan cenderung implusif dalam membeli sesuatu. Bahkan masih banyak orang yang menghabiskan uang nya untuk membeli sesuatu yang tidak penting.

 

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang membuat pengeluaran menjadi membengkak, yuk kita simak!

good

Online Subscriptions
Perkembangan teknologi membuat banyak sekali, berbagai situs online bermunculan dan menyediakan fitur berlangganan untuk seluruh pengguna setia nya.

Dengan berlangganan dan membayar sesuai ketentuan, kamu sudah bisa menikmati akses sepuas nya juga terbebas dari iklan yang mengganggu.

 

Sebut saja penyedia situs online seperti situs streaming film dan musik, semuanya dapat kami nikmati dengan membayar online subscriptions.

Untuk awal mungkin kamu belum merasa keberatan, karena kamu memang sedang membutuhkan nya. Tapi pada saat sudah merasa tidak membutuhkan nya dan mulai menggunakan nya hanya dalam hitungan jari, uang yang kamu bayarkan untuk berlangganan pun akan terasa sia-sia.

Jadi itu lah yang membuat boros pengeluaran kamu.

good

Ikut Keanggotaan Gym
Setiap orang tentu saja ingin sehat dan memiliki bentuk tubuh yang ideal agar lebih menarik, oleh karena itu banyak orang mengikuti keanggotaan olahraga Gym.

Mengikuti keanggotaan gym tidak lah masalah jika kamu memiliki anggaran yang cukup. Tapi masih banyak orang juga yang memaksa mendaftarkan diri menjadi anggota gym, padahal anggaran yang di miliki nya sangat minim.

Hal ini merupakan salah satu budget killers yang sering kali muncul tanpa kita sadari.

Sebenarnya masih banyak cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tanpa harus membayar.

Contoh nya, kamu bisa jogging sehabis pulang kerja, atau berolahraga di rumah dengan intruksi melalui youtube saja.

good

Minum Kopi dan Boba Setiap Hari

Kini gaya hidup seseorang, tidak terlepas dari kopi banyak orang yang rela mengeluarkan uang lebih hanya untuk sekedar menyesap kopi panas di pagi hari di berbagai kedai kopi.

Selain kopi, kini muncul boba drink yang sudah banyak di minati masyarakat seluruh Indonesia. Boba sendiri dapat kita temukan di berbagai jalan, mall, dan cafe yang sudah mencantumkan boba dalam daftar menu nya.

Jenis kebiasaan ini terbilang sangat sulit untuk di hindari apalagi untuk penggemar kopi dan boba queen.

good

Food Delivery
Kebiasaan ini sering di manfaatkan untuk kamu yang hobi makan namun malas untuk keluar. Biasa nya kita mengandalkan food delivery, walaupun terbilang mudah dan praktis karena kamu tidak perlu repot keluar rumah untuk memesan makanan.

Namun food delivery sangatlah tidak efektif apabila di lihat dari segi pengeluaran, karena biaya yang di keluarkan akan menjadi lebih banyak dengan ada nya tambahan biaya ongkos kirim.

 

Ada baik nya jika kamu tidak ingin pengeluaran kamu membengkak, lebih baik kamu memasak sendiri di rumah dan membawa hasil masakan kamu untuk bekal makan siang kamu di kantor.

good

Listrik yang Terus Menyala
Sadar atau tidak sadar kita sering membiarkan listrik di rumah tetap menyala saat kita tinggal keluar rumah atau pergi bekerja.
Hal itu bisa kita sebut sebagai pemborosan energi, selain itu meninggalkan listrik menyala di dalam rumah yang kosong termasuk pemborosan biaya pengeluaran kamu lho.

Jika di biarkan terus menerus kebiasaan ini bisa menjadi boomerang buat kamu juga. Tanpa di sadari biaya pembayaran listrik terus meningkat setiap bulan, dan kamu sangat tidak siap akan hal itu.


Jika kamu memiliki kebutuhan mendesak seperti biaya listrik sampai kebutuhan sehari-hari dan bingung mencari pinjaman dana kesana kemari.

Langsung saja, ajukan pinjaman online cepat Cairin, dengan bunga pinjaman rendah dan tanpa jaminan sangat cocok untuk solusi kebutuhan mendesak kamu.

Cukup download aplikasi Cairin di ponsel kamu dan isi formulir dengan lengkap kamu bisa dapatkan pinjaman online cepat hingga 3,6 juta di hari itu juga.

good


Tags:CairinGaya HidupHematPinjaman Online

Baca Juga:

Alamat:

Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Telepon:  021-24163377     Email: cs@cairin.id
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO : ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved. Dapat diakses Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi terkait layanan Cairin.
Alamat
Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon: 021-24163377
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO:ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved.
Dapat diakses Syarat dan KetentuandanKebijakan Privasi
terkait layanan Cairin.
Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.

Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.