BLOG > Anak Muda Perlu Lakukan 6 Hal Ini Jika Ingin Sukses Di Masa Mendatang

Anak Muda Perlu Lakukan 6 Hal Ini Jika Ingin Sukses Di Masa Mendatang

good


Setiap orang tentu saja ingin mencapai kesuksesan, namun yang dipertanyakan bagaimana cara nya mencapai atau meraih kesuksesan itu? Orang tua kita sering kali berpesan bekerja keras lah agar bisa sukses nanti.

 

Namun perlu kamu ketahui jika hanya bekerja dan hanya menjalani nya saja itu tidak lah cukup, perlu banyak usaha dan motivasi agar kamu bisa lebih cepat meraih kesuksesan.

 

Buat kamu yang masih muda, yuk kita simak beberapa hal yang harus kamu lakukan untuk meraih kesuksesan di masa mendatang nanti.

 

1. Membatasi diri dari hal Negatif

 

Jika kamu termasuk seseorang dengan tipe yang selalu punya pikiran negatif, maka segera hilangkan kebiasaan tersebut dari sekarang. Tahukah kamu, jika cara berpikir yang kamu lakukan sebagian besarnya mempengaruhi sikap dalam mengambil keputusan hingga bagaimana menjalani kehidupan.

 

Usahakan untuk selalu berpikiran positif meski sedang berada di tengah situasi yang penuh negatif. Karena inilah yang akan dapat membuat kamu mampu bertahan dan bisa terus maju untuk melewati bermacam rintangan dalam mencapai titik kesuksesan yang diimpikan.

 

Selain itu, periksa juga lingkungan yang ada disekitarmu. Jika ada beberapa orang yang selalu saja berpikiran negatif di sekitar kamu, ada baiknya mulailah untuk jaga jarak dengan orang tersebut. Karena secara tak langsung, aura maupun sikap negatif dari mereka akan sangat mempengaruhi diri kamu.

 

Jika memang tak bisa lepas dari lingkungan seperti itu, maka cobalah untuk mulai membatasi diri dan juga waktu ketika sedang berkumpul dengan orang-orang tersebut. Jangan buang waktumu yang berharga bersama mereka yang hanya memberikan pengaruh negatif pada hidupmu.

 

2. Letakan mimpi setinggi mungkin untuk meraih kesuksesan

 

Banyak orang sukses yang datang dari mimpinya dan bertekad untuk mewujudkannya. Jadi jika ingin meraih kesuksesan, maka Jangan pernah merasa takut punya mimpi. Karena apa yang kamu impikan adalah milikmu sendiri dan tentunya tak akan membuat orang lain dirugikan, bukan?

 

Ketika seseorang mulai berani bermimpi tentang sesuatu, maknanya orang tersebut sudah punya keyakinan cukup kuat terhadap suatu tujuan. Hal tersebut akan membantu untuk bisa mencapai dan meraih kesuksesan untuk tujuan yang sudah diimpikan di masa mendatang. Untuk itu, mulailah bermimpi dari sekarang dan berjuanglah agar bisa mencapai kesuksesan dalam mimpimu.

 

3. Bersyukur akan segala hal

 

Cara terbaik agar bisa menemukan banyak hal yang positif dalam hidup adalah dengan bersyukur atas segala hal yang sudah dimiliki saat ini.

 

Sebuah riset yang diterbitkan di jurnal Psychology Today menyebutkan jika seseorang yang memiliki rasa bersyukur memiliki peningkatan terhadap sikap antusias, perhatian, dan juga energi yang lebih besar dibanding dengan kelompok lainnya yang tidak melakukan hal tersebut.

 

Salah satu tips untuk melatih diri bersyukur adalah dengan menuliskan hal-hal sekecil apa pun yang patut untuk disyukuri setiap hari. Dengan begitu, ini akan menjadikan kamu lebih baik ketika menyikapi kehidupan.

 

4. Percaya diri

 

Percaya dengan keterampilan dan kemampuan diri sendiri akan membuat seseorang terdorong untuk mencapai  kesuksesannya jadi lebih mudah. Dibanding dengan seseorang yang selalu merasa pesimis dan juga rendah diri dalam segala hal.

 

Meragukan kemampuan yang dimiliki diri sendiri sama halnya dengan membuat keberhasilan diri sendiri tertahan untuk mencapai tujuan. Karena milikilah kepercayaan diri jika keberhasilan akan bisa diraih, meski ada begitu banyak rintangan dan cobaan yang akan menghadang.

 

Jika memang kamu merasa kemampuan dan keterampilan yang dimiliki diri sendiri masih kurang, maka teruslah untuk meningkatkan dan mengasah pengetahuan.

 

Teruslah untuk belajar dari mana saja, termasuk buku-buku bertema motivasi, podcast yang penuh inspirasi, kisah orang yang sukses maupun ikut pelatihan pendidikan sesuai bidang yang diminati. Poin pentingnya, percayalah dengan diri sendiri jika kamu dapat mencapai titik kesuksesan yang sudah ditargetkan.

 

5. Jangan membandingkan diri dengan orang lain

 

Jika seseorang selalu saja membandingkan dirinya dengan sesuatu yang orang lain miliki, hal negatif akan sangat mudah menguasai diri. Perasaan tidak puas memang sudah jadi sifat dasar yang dimiliki manusia. Karena itu, menjadi satu hal yang sangat penting untuk bisa membuat perasaan tersebut terkendali.

 

Setiap individu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, maka berhentilah melihat apa yang tak dimiliki. Berikan perhatian lebih untuk sesuatu yang memang sudah dimiliki, karena sangat mungkin apa yang ada dan kamu miliki sekarang merupakan apa yang orang lain impikan. Bersyukur bisa cara sederhana untuk membantu kamu dalam meraih sukses di masa mendatang.

 

6. Jangan takut gagal

 

Mereka yang sukses dalam kehidupannya hari ini adalah orang-orang yang sudah mengalami kegagalan berulang kali dan masih terus bangkit dan berjuang. Jika kegagalan membuat kamu menyerah, maka kesuksesan yang kamu inginkan di masa mendatang tak akan pernah bisa diraih.

 

Rasa takut akan adanya kegagalan menjadi faktor yang membuat banyak orang tertahan dan takut mencoba. Ubah segera cara pandang semacam ini dan beranilah untuk mencoba hal baru yang lebih menantang.

 

Teruslah berjalan dan berusaha untuk meraih sukses di masa mendatang. Memang tidak mudah, karenanya kamu harus lebih giat dan konsisten baik ketika berusaha maupun mencari peluang untuk bisa sukses.

 

Pantang Menyerah Raih Kesuksesan

 

Dengan sikap pantang menyerah kamu akan semakin kuat menghadapi segala hal yang menghalangi untuk meraih kesuksesan.

Kamu bisa cohtoh para milyarder terkenal yang ada di dunia, lihat seberapa banyak mereka gagal dan bagaimana cara mereka bangkit kembali.


Tags:CairinEdukasiGaya HidupMilenial

Baca Juga:

Alamat:

Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Telepon:  021-24163377     Email: cs@cairin.id
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO : ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved. Dapat diakses Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi terkait layanan Cairin.
Alamat
Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon: 021-24163377
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO:ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved.
Dapat diakses Syarat dan KetentuandanKebijakan Privasi
terkait layanan Cairin.
Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.

Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.