BLOG > Jomblo Bahagia? Ini Dia Manfaat Jomblo dari Segi Finansial

Jomblo Bahagia? Ini Dia Manfaat Jomblo dari Segi Finansial

good

Jomblo adalah sebuah sebutan bagi mereka yang biasa tidak memiliki pasangan atau tidak memiliki pacar.

 

Perlu kamu ketahui nih, para penyandangan jomblo biasanya mereka memiliki pilihan nya sendiri, jadi bukan berarti mereka jomblo karena tidak laku ya!

 

Setiap orang punya alasan tersendiri mengapa ia lebih memilih untuk jomblo, misalnya saja sedang mengutamakan pendidikan atau pekerjaan terlebih dahulu atau memang belum menemukan orang yang tepat.

 

Tapi tenang walaupun kamu jomblo sampai hari ini, kamu harus tahu ternyata ada banyak sekali manfaat jomblo dari segi finansial lho! Yuk simak selengkapnya.

 

1. Bisa lebih hemat

 

Jika kamu seorang pria yang sedang jomblo manfaat yang satu ini, akan terasa sekali manfaatnya.
Kalau di hitung pengeluaran pria akan lebih banyak ketika memiliki pasangan. Karena gaya hidup pria yang sangat jarang untuk mengatur keuangannya.

Jika biasanya mereka menghabis uang 1 juta untuk kebutuhannya selama 1 bulan, bayangkan kalau mereka memiliki pasangan yang bisa jalan 4 kali dalam 1 bulan dengan pasangannya dengan pengeluaran 300 ribu setiap kali mereka bertemu dan jalan bersama pasangannya.

 

Coba deh kamu hitung sendiri, kira-kira berapa banyak uang yang bisa kamu hemat selama jomblo 1 tahun? Hmm mungkin bisa beli motor baru ya…

 

2. Terbebas dari risiko berhutang

 

Ketika kamu memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang lain, pastikan kamu memiliki kemampuan finansial yang mumpuni. Jangan sampai ketika sudah menjalin hubungan, kamu rela berutang hanya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan perihal pacaran.

 

Saat menjalin hubungan, kamu tentu harus mengajak pasanganmu pergi untuk quality time, setidaknya satu kali dalam seminggu. Entah untuk makan, nonton bioskop, atau sekedar jalan-jalan keliling kota hanya untuk menghabiskan waktu bersama.

 

Semua kegiatan tersebut tentu membutuhkan biaya yang besar dan menguras kantong, bukan? Belum lagi jika pasanganmu hanya ingin pergi ke tempat-tempat yang bagus dan mewah, kamu sudah pasti pusing memikirkan bagaimana cara mendapatkan sejumlah uang untuk bisa memenuhi keinginan pasanganmu.

 

Salah satu cara yang mungkin terlintas di kepalamu adalah berutang. Kamu bisa saja meminjam uang ke teman, saudara bahkan layanan penyedia pinjaman online. Apabila ke depannya kamu tidak bisa membayar utang-utang tersebut, tentu ini menjadi sebuah petaka.

 

3. Memilik banyak waktu untuk lebih produktif

 

Manfaat jomblo dari sisi finansial yang berikutnya adalah kamu bisa memiliki lebih banyak waktu untuk produktif. Hal tersebut dikarenakan, kamu tidak memiliki waktu khusus atau jadwal untuk bertemu dengan pasangan.

 

Sehingga, kamu bisa memanfaatkan waktu luang untuk melakukan pekerjaan sampingan dan lain sebagainya. Sebab, dengan melakukan pekerjaan sampingan, kamu tidak hanya mendapat penghasilan tambahan, tetapi juga mengisi waktu luangmu dengan lebih produktif.

 

Tidak hanya itu, sebagai jomblo kamu pun bisa lebih fokus meniti karier tanpa harus memberatkan pasangan. Seperti yang diketahui, banyak orang memutuskan untuk pindah kerja, hanya karena pasangannya tidak setuju dengan pekerjaan yang sedang ditekuni saat ini.

 

4. Bisa tampil dan jadi diri sendiri

 

Nyatanya, sebagai jomblo kamu pun memiliki kebebasan berekspresi dalam berperilaku maupun berpenampilan. Kamu bisa tampil sesuai keinginan dan menunjukan jati dirimu yang sebenarnya.

 

Hal semacam itu mungkin tidak akan kamu dapatkan apabila memiliki pasangan. Pasalnya, kamu secara tidak langsung dituntut untuk tampil sempurna di depan pasangan. Kamu tidak ingin mempermalukan pasangan dengan pakaian dan riasan yang gunakan.

 

Tidak hanya itu, kamu pun memiliki rasa gengsi dan malu apabila tampil apa adanya. Sehingga, kamu mencari cara untuk bisa tampil menarik, dengan membeli makeup dan pakaian mahal, agar bisa tampil percaya diri. Sangat merepotkan, bukan?

 

Untuk itu, sebagai jomblo kamu sangat beruntung karena tidak perlu terlalu memusingkan hal-hal semacam itu. Kamu bisa bebas berekspresi dan tampil apa adanya sesuai dengan jati diri.


Tags:CairinGaya HidupHematPinjaman Online

Baca Juga:

Alamat:

Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Telepon:  021-24163377     Email: cs@cairin.id
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO : ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved. Dapat diakses Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi terkait layanan Cairin.
Alamat
Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon: 021-24163377
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO:ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved.
Dapat diakses Syarat dan KetentuandanKebijakan Privasi
terkait layanan Cairin.
Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.

Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.