BLOG > Kenapa Pinjaman Online Lebih Mudah Dan Praktis?

Kenapa Pinjaman Online Lebih Mudah Dan Praktis?

Setahun sudah pandemi virus corona berjalan di seluruh dunia.
Termasuk Indonesia saat ini yang terus berjuang melawan pandemi virus corona saat ini.  Pada kondisi saat ini tentunya masyarakat juga merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari nya, bahkan beberapa masyarat dengan berat hati harus kehilangan pekerjaan nya, karena peruhasaan tempat nya berkerja harus gulung tikar karena penjualan dan produksi nya terganggu.

 

Kendala finansial pun  bermunculan saat hal itu terjadi, masyarakat yang tidak bekerja atau belum kerja tentunya sangat membutuhkan finansial untuk memenuhi kebutuhan mereka dan keluarga nya.
Oleh karena itu dengan adanya Platform Pinjaman Online yang saat sudah berkembang sebelum pandemi virus corona, cukup mengurangi dan membantu beban mereka dalam mengatasi masalah finansial nya.

Lalu kenapa harus pilih Pinjaman Online? Apa saja sih kemudahan yang diberikan? Simak penjelasan berikut ini

 

1. Syarat Pengajuan Pinjaman Online Mudah
Pinjaman Online memiliki syarat pengajuan pinjaman yang lebih mudah dibanding pinjaman konvensional.
Beberapa persyaratan nya adalah:
- Daftar dengan nomor telepon
- Isi biodata diri lengkap
- KTP
- Bukti Penghasilan
- Bukti Pekerjaan
Dengan syarat-syarat seperti tentunya sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sedang membutuhkan pinjaman dana cepat.

 

2. Pinjaman Online Tanpa Jaminan
Kelebihan dari aplikasi pinjaman online yang pertama adalah tidak adanya jaminan yang diberikan. Hal ini membuat Anda tidak perlu repot-repot menjaminkan aset tertentu seperti mobil, rumah, atau surat-surat berharga lainnya. Ini juga yang menjadi faktor mengapa aplikasi pinjol banyak dilirik oleh masyarakat, karena tidak semua orang memiliki aset yang bisa dijaminkan saat mengajukan pinjaman.

Karena syarat utama dari pengajuan pinjaman online harus memiliki KTP juga berpenghasilan.

 

3. Pinjaman Online Proses Lebih Cepat
Berhubung tidak menggunakan jaminan, maka proses pinjaman di aplikasi online juga terbilang sangat cepat karena tidak perlu proses penaksiran aset jaminan.
Jika dokumen persyaratan yang telah Anda berikan sudah lengkap, selama waktu 24 jam pengajuan sudah bisa langsung diproses. Sedangkan untuk pencairan dananya, memerlukan waktu 1-3 hari kerja saja. Proses yang cepat ini tentunya sangat menguntungkan bagi Anda yang sedang membutuhkan dana cepat.

 

4. Pinjaman Online Aman Bila Terdaftar Di OJK
Banyak sekali yang mempertanyakan apakah pinjaman online itu aman? Dalam kasus nya banyak sekali masyarakat yang merasa tidak aman, hal itu disebabkan mereka tidak melakukan pada pinjaman online yang legal.
Oleh karena itu masyarakat harus mengajukan di pinjaman online yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Salah satu nya ada Pinjaman Online CAIRIN.


Karena dengan adanya pengawasan dari OJK,  semua aktivitas pinjam meminjam sudah sesuai dengan standar ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan begitu proses pinjaman online bisa legal secara hukum.

 

Jika kalian memiliki kendala finansial dan kebutuhan mendesak.
Tenang kalian bisa mengajukan pinjaman aman dan mudah di Cairin.
Syarat pinjaman mudah seperti yang sudah disebutkan di atas, proses cepat hanya dalam 1-3 hari kerja saja kalian sudah bisa mendapatkan dana pinjaman untuk penuhi semua kebutuhan kalian.

Cairin adalah platform pinjaman online yang sudah legal, karena Cairin sudah sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Jadi kalian tidak perlu takut dan ragu akan masalah penyalahgunaan data pribadi atau alasan keamanan lainnya. Semua itu sudah pasti terjamin dan terjaga.


Tags:CairinEdukasiFintechOJKPinjaman Online

Baca Juga:

Alamat:

Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Telepon:  021-24163377     Email: cs@cairin.id
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO : ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved. Dapat diakses Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi terkait layanan Cairin.
Alamat
Blok E8 Permata Senayan, Rukan, Jl. Tentara Pelajar, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon: 021-24163377
Terdaftar dan diawasi oleh :
Anggota dari :
Sertifikasi ISO:ISO/IEC 27001:2013
Download Cairin :
©2020 PT Idana Solusi Sejahtera. All rights reserved.
Dapat diakses Syarat dan KetentuandanKebijakan Privasi
terkait layanan Cairin.
Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.

Disclaimer

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (‘Pemanfaatan Data’) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7.Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

10.Data pengguna/peminjam yang diajukan melalui aplikasi Cairin juga akan dilaporkan ke Fintech Data Center (FDC) atau Pusdafil.