PanduanFAQTentang KamiBLOG
BLOG > 5 Cara Kerja Fintech Membantu dan Mengembangkan UKM

5 Cara Kerja Fintech Membantu dan Mengembangkan UKM

UKM mulai berkembang dengan pesat setelah terjadinya krisis ekonomi berkepanjangan pada tahun 1997 di Indonesia. Hal ini berdampak banyaknya terjadi PHK oleh perusahaan-perusahaan besar.

Banyaknya karyawan yang di PHK membuat sebagian dari mereka yang mulai mengembangkan berbagai usaha seperti usaha jual beli, bisnis pengolahan dan jasa.

Usaha kecil menengah (UKM) di anggap sebagai penyelamat perekonomian Indonesia ketika krisis moneter.

UKM di anggap sebagai penyelamat ekonomi karena UKM dapat berperan untuk mengurangi pengangguran dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu Usaha Kecil Menengah juga banyak berkontribusi terhadap pendapatan daerah maupun negara.

Adapun ciri-ciri Usaha kecil menengah adalah modal kecil serta resiko tidak terlalu tinggi namun keuntungan yang besar.

Seiring berjalan nya waktu muncul lah Fintech (Financial Technology) Finctech sendiri hadir di Indonesia dengan misi mengembangkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia termasuk UKM yang ada di Indonesia.
Dengan ada nya fintech, UKM akan mendapatkan berbagai kemudah dan efisiensi di area keuangan.
Lalu apa keuntungan fintech dalam sisi membantu UKM?

1. Fintech sebagai platform penyedia pinjaman modal usaha
Fintech dapat memberikan akses yang sangat mudah untuk UKM, dimana para peluku UKM dapat melakukan pinjaman secara online hal ini tentunya sangat fleksibel. Karena para UKM hanya perlu mencantumkan dokumen-dokumen yang di butuh secara online tidak perlu report keluar rumah dan meninggalkan tempat usaha nya, para UKM sudah dapat melakukan Pinjaman dana usaha nya.

2. Semua proses dilakukan secara Online
Jika dulu ingin melakukan pinjaman di bank, tentu saja kita harus datang ke bank tujuan agar semua proses dapat segera dilakukan.
Hal itu tidak berlaku dengan fintech, karena fintech lebih mengerti masyarakat maka semua proses pengajuan pinjaman uang dapat di lakukan dimana saja tidak perlu repot keluar rumah.
Cukup melalui smartphone, download aplikasi, dan upload dokumen sebagai syarat pengajuan pinjaman dana online. Dengan teknologi yang canggih fintech menjamin keamanan para pengguna nya.

3. Teknologi pembayaran secara massal
Belakangan ini, dengan maraknya jaringan advertising yang luas dan bisnis berbasis internet, mereka sangat mengandalkan mitra dan afisiliasinya. Sebagai gantinya, perusahaan-perusahaan ini memerlukan pembayaran massal.
Ini bisa menjadi proses yang rumit karena perusahaan-perusahaan ini umumnya tersebar di luar negeri, sehingga harus menyesuaikan dengan semua peraturan dan
Dengan fintech, hal ini bisa dilakukan dengan mudah, tanpa ada kerumitan. Pembayaran pun dilakukan dengan keamanan yang terjamin, dengan menggunakan peraturan yang sama dengan bank, bahkan juga dilengkapi dengan aturan anti-teroris.

4. Fintech dapat mengecek pembayaran
Bagi UKM, menjaga proses keuangan bisa menjadi hal yang rumit dan menyita waktu. Dengan fintech, seluruh proses itu akan dilakukan online. Sehingga, dengan hitungan menit, UKM dapat mengatur segala proses keuangannya secara transparan dan efektif.
Bahkan di beberapa kasus, customer juga diuntungkan dengan adanya proses online. Ini menjadi win-win solution bagi customer dan bisnis tersebut.

5. Pembayaran taguhan semakin mudah
UKM mungkin saja merasa sulit untuk mengatur pembayaran tagihan setiap bulan atau setiap tahunnya. Pemilik bisnis mungkin menunda pembayaran hingga tanggal jatuh tempo untuk memudahkan cash operation, namun di saat yang bersamaan, pembayaran yang telat akan berakibat buruk untuk reputasi bagi perusahaan dan kegiatan pembayaran selanjutnya.
Banyak fintech membantu proses-proses tersebut. Mereka membantu dalam pengaturan untuk membayar tagihan tepat waktu. Terlebih lagi, pembayaran tagihan bisa dilakukan online dan tidak usah bersusah payah dengan menggunakan check dan amplop atau mencari stempel.

Sebagai UKM, penyedia layanan fintech bisa menjadi penyelamat dalam hal keuangan, pembayaran dan financial service lainnya. Bahkan semua hanya sejauh smartphone milik Anda. Namun, Anda sebagai pemilik UKM harus pintar memilih fintech yang tepat untuk bisnis Anda.
Fintech yang tepat tentu saja CAIRIN, jika kamu butuh tambahan modal usaha untuk UKM silahkan ajukan langsung Pinjaman Online Tanpa Agunan kamu.  

✔ Durasi: Tenor terpendek 91 hari,terpanjang 365 hari
✔ Suku Bunga (maksimum) : 24% pertahun
✔ Platform layanan P2P, CAIRIN akan mengenakan biaya-biaya berbeda sesuai dengan produk yang Anda pilih yang biaya tersebut digunakan untuk penilaian skor kredit,pengelolaan akun dan pihak ketiga.


good


Tags:CairinEkonomiFintech

Baca Juga: